Tampilkan postingan dengan label Daftar Tempat Wisat Di Bogor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Daftar Tempat Wisat Di Bogor. Tampilkan semua postingan

Pesona Taman Safari Bogor Indonesia

TmnSafari1

Taman Safari Indonesia terletak di daerah penyangga Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dan pada ketinggian 900-1 800 diatas permukaan laut, serta mempunyai suhu rata-rata 24 – 18 derajat Celsius, telah ditetapkan sebagai Obyek Wisata Nasional oleh Menteri Pariwisata Pos dan Telekomunikasi,  Soesilo Soedarman, serta diresmikan menjadi Lembaga Konservasi ee-situ dan Pusat Penangkaran Satwa Langka di Indonesia oleh Hasyrul Harahap Menteri Kehutanan pada tanggal 16 Maret 1990.

Lokasi Taman Safari Indonesia, terletak di jalan raya Jakarta dan Bandung, lebih kurang 80 kilometer dari Jakarta atau 1,5 – 2 jam dengan kendaraan. Sedangkan bila dari Bandung sekitar 78 kilometer atau 3 jam dengan mobil.

Bila menggunakan kendaraan umum/Bus, dari Jakarta atau Bandung, berhenti di Cibeureum Cisarua, kemudian dilanjutkan dengan menggunakan ojek atau angkot, lebih kurang 15 menit ke Taman Safari Indonesia.

Obyek Wisata Nasional Taman Safari Indonesia merupakan perpaduan antara kebun binatang moderen, lokasi wisata dan wisata alam, resmi dibuka untuk umum tahun 1986. Koleksi satwa yang dimiliki saat itu hanya sekitar 250-an ekor yang terdiri dari 100 jenis yang berbeda. Sepuluh tahun kemudian.

Oktober 1995, koleksi satwa di Taman Safari telah mencapai 2500-an ekor yang terdiri dari 200 jenis. Di mana 50 % nya adalah satwa kelahiran di Taman Safari, selebihnya merupakan satwa titipan dart berbagai instansi yang terkait, seperti PHPA (Perlindungan Hutan dan Pelestarian Alam), penyerahan dari masyarakat sekitar, atau sengaja didatangkan dari kebun binatang luar negeri dengan program tukar rnenukar satwa.

Satwa-satwa yang ada di Taman Safari / umumnya merupakan satwa yang dilindungi baik dari Indonesia maupun yang didatangkan dari lima benua. Sedang ada beberapa ekor, keadaannya sangat mengkhawatirkan, sehingga perlu campur tangan manusia dalam meningkatkan jumlah populasinya melalui program penangkaran.

Seperti halnya kebun binatang lainnya, Taman Safari mempunyai beberapa fungsi. Selain sebagai lokasi rekreasi juga aktif di dalam membantu usaha perlindungan dan pelestarian dari populasi jenis yans terancam punah karena kehilangan habitat. Selain itu meningkatkan ilmu pengetahuan dengan melakukan berbagai penelitian untuk mendukung pelestarian satwa, serta melakukan kampanye, pendidikan dan penyuluhan mengenai konservasi.

TmnSafari2 

Banyak obyek menarik yang terdapat di kawasan yang banyak mengkoleksi beragam jenis binatang ini, di antaranya, safari park, taman burung, animal education show, prmates & reptiles, babby zoo, kincir raksasa, gajah dan kuda tunggang, safari trek, caravan & hotel dan wild-wild west.

Untuk wahana yang disebut terakhir ini, merupakan wahana yang menarik untuk di saksikan. Pertunjukannya dilakukan di dalam arena yang disetting ala koboi, dengan atraksi koboi yang memukau. Pertunjukan ini dapat disaksikan secara gratis setiap hari, selama lebih kurang 15 menit. Selain wahana tersebut, ada lagi wahana menarik lainnya, seperti di baby zoo, di wahana ini Anda bisa berfoto bersama dengan harimau putih, macan tutul, orang utan dan lain-lain.

TmnSafari3 TmnSafari5
Wild-Wild West

Selama ini Anda mungkin sering melihat atraksi koboi dalam film di televisi. Adegan kejar-kejaran, saling tembak dan adu mulut tersebut tentunya menjadi tontonan menarik dan menjadi hiburan di rumah.

Tapi pernahkah Anda menyaksikan atraksi koboi itu secara langsung? jika ingin melihatnya, Anda tak perlu jauh-jauh ke negeri asalnya di Amerika sana, tapi cukup ke Taman Safari Indonesia (TSI) di Cisarua, Bogor.

Di TSI Anda bisa menyaksikannya pada wahana Wild-Wild West yang ada di bagian belakang TSI. Untuk menyaksikan pertunjukan tersebut, pengelola TSI tidak memungut biaya, alias gratis. Anda cukup membayar tiket tanda masuk di gerbang depan TSI.

Pertunjukan koboi ini digelar setiap hari pada pukul dua siang. Penonton disediakan tempat duduk di tribun dengan setting setengah melingkar. Jadi semua pertunjukan bisa terlihat jelas dari atas tribun. Suara ringkihan kuda, pistol dan dinamit para koboi, seakan berada begitu dekat, karena efek dari sound system yang dipasang.

Peta Lokasi Taman Safari Indonesia


TmnSafari4 

Sumber : http://ruangcatatanranee.wordpress.com/2013/01/14/daftar-objek-wisata-di-bogor/

Wahana Air The Jungle Waterpark Di Bogor

Salah satu objek wisata yang berada di Kota Bogor adalah The Jungle Waterpark yang hingga saat ini termasuk dalam salah satu wahana air terlengkap di Bogor dan diresmikan sejak tanggal 16 Desember 2007.











The Jungle Waterpark bertempat di dalam area Perumahan  Bogor Nirwana Residence (BNR), Jalan Dreded Pahlawan dengan luas lahan sekitar 3,6 hektar yang sebagian besar dari total area tersebut merupakan kawasan hijau terbuka dengan Gunung Salak dan Gunung Pangrango sebagai pemandangannya.





Jam operasional The Jungle Waterpark adalah pukul 09.00 – 17.00 WIB pada hari kerja dan pukul 08.00 – 18.00 pada hari libur.






Harga tiket masuk The Jungle Waterpark adalah sebagai berikut :



Fasilitas yang bisa didapatkan di The Jungle Waterpark adalah sebagai berikut :





Sumber : http://ruangcatatanranee.wordpress.com/2013/01/14/daftar-objek-wisata-di-bogor/

Klenteng Hok Tek Bio Bogor - Tempat Wisata Di Bogor

Kelenteng Hok Tek Bio, yang juga bernama Vihara Dhanagun, baru saja saya kunjungi beberapa waktu berselang. Kunjungan yang lama tertunda, lantaran tidak cukup yakin dengan informasi yang saya peroleh mengenai keberadaan salah satu kelenteng tertua di Kota Bogor ini. Padahal jalanan di depan Kelenteng Hok Tek Bio ini sudah sangat sering saya lalui.

Kelenteng Hok Tek Bio letaknya di Jl. Suryakencana No.1, Bogor. Tidak tepat di pinggir jalan memang, karenanya tidak akan terlihat oleh para pejalan, kecuali jika mereka menengokkan kepalanya ke sebelah kiri ketika lewat di Jl. Suryakencana. Pengunjung masuk melalui sebuah gang lebar, khusus menuju ke kelenteng, yang bisa dilalui oleh dua kendaraan roda empat.


Kelenteng Hok Tek Bio pada gerbang Kelenteng, yang ditulis sebagai Vihara Dhanagun, dengan bentuk dan warna merah kuning khas ini sebenarnya sangat mudah dilihat ketika masuk ke Jalan Suryakencana.

Hanya saja karena letaknya agak jauh di dalam, sehingga saya tidak pernah sekalipun melihat gerbang Kelenteng Hok Tek Bio ini meski telah berkali-kali melewati jalan ini.


Kelenteng Hok Tek Bio berada tepat di belakang gerbang masuk, dengan halaman yang cukup luas dan terawat.

Pada permukaan dinding di sayap kiri bangunan Kelenteng Hok Tek Bio terdapat mural harimau belang, serta Biksu Tong Sam Chong yang digambarkan sedang duduk di atas punggung seekor kuda putih, dikawal oleh Sun Go Kong, Tie Pat Kay dan Sam Cheng, dalam perjalanannya ke Barat menuju India.

Kisah yang terkenal selama berabad-abad itu berasal dari novel Cina klasik berjudul “Shi You Ji” (Perjalanan ke Barat) karya Wu Cheng-en, seorang sastrawan dan penyair yang hidup di masa Dinasti Ming. Tokoh fiksi Sun Go Kong, Tie Pat Kay dan Sam Cheng, diciptakan Wu Cheng-en konon untuk menyindir keadaan masyarakat waktu itu. Sun Go Kong melambangkan kesombongan, Tie Pat Kay melambangkan kemalasan dan ketidakmampuan menahan hawa nafsu, serta Sam Cheng yang melambangkan kebodohan. Juga kritiknya pada persaingan dan perseteruan para pengikut Taoisme, Konfusianisme dan Buddhisme pada masa Dinasti Yuan (Mongol) dan Ming, yang membuat mereka lama terjajah karena ketiadaan persatuan.


Kelenteng Hok Tek Bio pada bangunan utama Kelenteng, dengan dua tungku pembakar kertas di kiri kanan depan bangunan. Di wuwungan Kelenteng Hok Tek Bio terdapat dua ekor naga berjaga, dan di bawah bola api matahari di bagian tengah wuwungan terdapat dua ekor burung Hong dalam posisi saling berhadapan.


Kelenteng Hok Tek Bio pada sayap sebelah kanan bangunan Kelenteng, dengan mural indah yang menggambarkan Legenda Delapan Dewa yang merupakan dewa-dewa hebat dalam ajaran Tao, dan diduga berawal pada Dinasti Tang. Mereka adalah Cao Guojiu, Han Zhongli, Han Xiangzi, He Xianggu, Lu Dongbin, Lan Caihe, Tie Guali, dan Zhang Guolao,

Senjata yang mereka bawa adalah botol labu, keranjang bunga, kipas, lonceng kayu, pedang, seruling, tongkat, dan Tao yang disebut “Delapan Harta” dan merupakan simbol Delapan Dewa. Kisah menarik tentang Delapan Dewa ini bisa anda baca di situs Kebajikan.


Kelenteng Hok Tek Bio ketika seorang Ibu dan putera lelakinya tengah sembahyang pada Dewa Langit di depan pintu Kelenteng sambil membakar beberapa batang hio. Asap hio yang mengepul pekat tampak membubung di dalam bangunan kelenteng, berasal dari sekumpulan batang hio yang dibakar oleh seorang pria. Seekor singa penjaga kelenteng (Bao-gu-shi) tampak di latar depan.


Kelenteng Hok Tek Bio saat seorang ibu tengah melakukan ritual bakar kertas di halaman depan Kelenteng, disaksikan oleh puterinya yang masih mengenakan seragam sekolah.


Kelenteng Hok Tek Bio pada ukiran patung Naga berukuran besar indah dengan badan melilit pilar yang sering dijumpai di bagian dalam kelenteng.


Kelenteng Hok Tek Bio pada sebuah genta Kelenteng dengan deretan bulatan menonjol berderet teratur di bagian atasnya. Sudah lama saya ingin memiliki genta semacam ini, namum belum berkesempatan mencari dimana bengkelnya berada.


Kelenteng Hok Tek Bio pada altar utama Kelenteng dengan tuan rumah Hok Tek Ceng Sin, Dewa Bumi, pembawa rejeki bagi kaum pedagang dan masyarakat pada umumnya. Pengunjung yang bersembahyang di altar Dewa Bumi ini biasanya membakar 5 buah batang hio yang dijejer seperti kipas untuk memperlancar usaha mereka.

Penggunaan hio sewaktu bersembahyang di kelenteng adalah 1 hio untuk kauw siu tao (siu tao artinya merevisi fisik dan mental), 3 hio untuk bersembahyang biasa, 5 hio untuk usaha (Hok Tek Ceng Sin ), 6 hio untuk keperluan orang lain, 7 hio untuk memohon secara khusus dan membalikkan pada orang lain (nujum), 8 hio bila kesusahan terus menerus menimpa, 9 hio untuk semua mahluk, 12 hio untuk semua mahluk berkah, 36 hio untuk kesuksesan dan keharmonisan, dan 108 hio bila terdesak dan dalam keadaan darurat.


Kelenteng Hok Tek Bio pada altar pemujaan di bagian sebelah kanan ruang utama Kelenteng, yang diwarnai nyala puluhan lilin, pelita minyak, harum hio yang dibakar. Rangkaian bunga yang indah harum dipajang rapi di dalam vas-vas kaca, dengan berbagai macam buah persembahan diletakkan di atas meja sembahyang.


Kelenteng Hok Tek Bio pada deretan pelita dalam gelas dengan bahan bakar minyak lampu yang berwarna kuning kemerahan, dengan kertas-kertas penanda pemiliknya. Jenis minyak ini dipilih karena tidak mengeluarkan bau dan tidak berjelaga.


Kelenteng Hok Tek Bio pada altar Eyang Raden Suryakencana Winata Mangkubumi, karuhun orang Sunda, yang menunjukkan bagaimana penghormatan kaum Cina kepada leluhur masyarakat di tempat dimana mereka tinggal.

Raden Suryakencana adalah putera Aria Wiratanudatar, pendiri kota Cianjur, dan ayah dari Prabu Siliwangi dan Prabu Sakti. Eyang Suryakencana dan Prabu Siliwangi dipercaya bersamayam di Gunung Gede dan selalu menjaganya agar tidak sampai meletus.

Kelenteng Hok Tek Bio pada altar Houw Ciong Kun, Dewa Macan. Houw Ciong Kun adalah seekor macan sakti yang merupakan pengawal Hok Tek Ceng Sin dan sering dikaitkan juga dengan keberadaan Raden Suryakencana dan Prabu Siliwangi.


Kelenteng Hok Tek Bio pada tumpukan kertas sembahyang di Kelenteng yang bisa menjadi indikasi hidup suburnya persembahyangan di Kelenteng Hok Tek Bio ini. Makmurnya sebuah tempat peribadatan menunjukkan kemakmuran spiritual umatnya.


Kelenteng Hok Tek Bio pada batang-batang hio dengan berbagai ukuran tertancap pada hiolo setelah selesai menjalankan tugasnya. Asap hio berwarna biru keunguan membubung, membawa doa-doa para pembawanya ke langit, ke tempat dimana para dewa bersemayam.

Kelenteng Hok Tek Bio ini konon berdiri sejak tahun 1672, tentu tidak dalam bentuknya seperti sekarang ini. Menurut penuturan seorang pria Cina sepuh yang saya temui di tempat ini, Kelenteng Hok Tek Bio sebenarnya bukan merupakan kelenteng tertua di Bogor. Adalah Kelenteng Maha Brahma (Pan Kho Bio) di daerah Pulo Geulis yang merupakan kelenteng tertua di Bogor. Pulo Geulis terletak di tengah Sungai Ciliwung, di Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah.

Jl. Suryakencana No. 1,
Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Timur,
Bogor, Jawa Barat
GPS: -6.60343,106.799048
Tidak ada tiket masuk, sumbangan diharapkan.

Sumber : http://ruangcatatanranee.wordpress.com/2013/01/14/daftar-objek-wisata-di-bogor/

Mesjid Raya Bogor - Tempat Wisata Di Bogor

mesjid raya bogor 
 
Mesjid Raya Bogor Mesjid Raya Bogor dibangun pada tahun 1970 selesai tahun 1979 dengan arsitek FX. Silaban dilengkapi dengan gedung Pusat pengembangan dan Pengkajian Islam Bogor dilengkapi dengan sarana perpustakaan umum.

Masjid ini berlokasi di Jl. Raya Pajajaran. Untuk mencapainya cukup mudah yaitu dengan berjalan kaki atau menggunakan angkutan kota dari terminal Baranang Siang.

Masjid ini adalah masjid yang terbesar di kota Bogor. Saat ini pemkot kota Bogor sedang merencanakan untuk melakukan renovasi masjid ini. Renovasi yang sudah selesai adalah pembangunan menara masjid yang jadi satu dengan gedung BAZIZ kota Bogor. Sementara untuk masjidnya sendiri belum tampak ada tanda-tanda pelaksanaan renovasinya.

Di manapun salah satu fungsi sampingan masjid adalah sebagai tempat beristirahat sejenak bagi para musafir. Di masjid ini pun demikian. Pun demikian dengan diriku yang sudah kelelalah dan ingin sejenak me-recharge tenaga.

Daya tampung masjid ini lebih luas dari Masjid Agung Bogor. Namun, masjid ini halamannya tidak memiliki pohon-pohon yang rimbu seperti Masjid Agung. Mungkin masih dalam perencanaan bersamaan dengan rencana renovasi masjid ini.

Bagi yang suka membaca, sambil beristirahat kita bisa membaca buku-buku yang disediakan di perpustakaan masjid ini. Berbagai macam buku agama ditata pada rak-rak yang rapi. Dan meja bacapun telah disediakan untuk memudahkan para pembaca. Lokasi perpustakaan ini berada di serambi masjid.

Sumber : http://ruangcatatanranee.wordpress.com/2013/01/14/daftar-objek-wisata-di-bogor/

Gedung Bakorwil - Tempat Wisata Di Bogor

bakorwil2
 
Gedung Bakorwil didirikan pada sekitar abad XIX denagn fungsi sebagai Kepresidenan Hindia Belanda. Gedung ini memiliki bentuk bangunan Kolonial Belanda.
 
Bakorwil building was built in the century of approximately XIX with a function as a Residence of the Netherlands East Indies. This building has an architecture of the Colonial Dutch.
 
bakorwil3 
 
Sumber : http://ruangcatatanranee.wordpress.com/2013/01/14/daftar-objek-wisata-di-bogor/

Prasasti Batu Tulis - Tempat Wisata Di Bogor

Prasasti Batu Tulis 
 
Batu bertulis ini dibuat semasa pemerintahan Surawisesa (tahun 1521 s/d 1535) satu diantara putra dari Prabu Siliwangi Raja Pajajaran.
 
Di komplek Batutulis 54 terdapat 15 buah batu terasit yang terdiri dari 6 buah batu didalam Cungkup, 2 buah diserambi dan 6 buah di halaman.
 
Batu Tulis
Prasasti Batu tulis 
 
Prasasti Batutulis terletak di Jalan Batutulis, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Kompleks Prasasti Batutulis memiliki luas 17 x 15 meter. Prasasti Batutulis dianggap terletak di situs ibu kota Pajajaran dan masih in situ, yakni masih terletak di lokasi aslinya dan menjadi nama desa lokasi situs ini.[1] Batu Prasasti dan benda-benda lain peninggalan Kerajaan Sunda terdapat dalam komplek ini. Pada batu ini berukir kalimat-kalimat dalam bahasa dan aksara Sunda Kuno.
 
Batu bertulis ini dibuat pada masa pemerintahan Surawisesa (1521 – 1535) satu diantara putra dari Prabu siliwangi raja pajajaran. Di dalamnya terdapat 15 buah batu terasit yang terdiri dari 6 buah batu di dalam bangunan cungkup, 2 buah di serambi dan 6 buah di halaman. Prasasti ini berlokasi di Jl. Batutulis No. 54
 
Sumber :  http://ruangcatatanranee.wordpress.com/2013/01/14/daftar-objek-wisata-di-bogor/

Keindahan Rancamaya - Tempat Bermain Golf Di Bogor

 
 
Nikmati nyamannya hidup Anda di tengah asrinya rerumputan nan hijau. Golf di Rancamaya merupakan sebuah keindahan yang layak disandingkan dengan berbagai tempat yang terkenal di dunia; seperti lapangan golf di Augusta dan St. Andrews. Lapangan golf membentang luas dengan18-hole, 72-par, dan 6,455-yard, yang sudah terselesaikan sejak tahun 1995.
 
Alamat : Jalan Rancamaya Utama, Ciawi – Bogor 16720
Telepon : (0251) 8242 282
Website :www.rancamaya.com
 
Sumber : http://ruangcatatanranee.wordpress.com/2013/01/14/daftar-objek-wisata-di-bogor/

Museum Perjuangan - Tempat Objek Wisata Di Bogor

Museum Perjuang Tampak Depan 

Museum perjuangan Bogor didirikan melalui musyawarah para tokoh Pejuang Karesidenan Bogor yang meliputi Kota dan Kabupaten Bogor, Sukabumi, Cianjur dan Depok. Diprakasai dan diresmikan oleh Mayor Ishak Djuarsah PEKUMIL. Daerah Res. INF. 8 Suryakancana Devisi III Siliwangi, pada tanggal 10 Nopember 1957. Pendirian museum dmaksudkan untuk mewariskan semangat dan jiwa juang serta nilai – nilai ’45 kepada generasi sekarang dan yang akan datang.
Gedung yang digunakan sebagai museum, sebelumnya adalah  milik seorang pengusaha Belanda yang bernama Wilhelm Gustaf Wissner. Dibangun pada tahun 1879 yang pada awalnya digunakan sebagai gudang ekspor komoditas pertanian sebelum dikirim ke negara-negara di Eropa. Pada masa pergerakan gedung ini digunakan oleh PARINDRA pada tahun 1935  dengan nama gedung PERSAUDARAAN, dan digunakan sebagai tempat kegiatan pemuda dibawah panji-panji Kepanduan Indonesia yaitu Pandu Suryawirawan.
Pada tahun 1942 digunakan sebagai gudang tentara Jepang untuk menyimpan barang – barang milik interniran Belanda, kemudian digunakan untuk menyambut dan mempertahankan kemerdekaan RI pada tahun 1945. Diantara tahun 1945-1950 dipergunakan oleh KNI Karesidenan Bogor, Gelora Rakyat, Dewan Pertahanan Karesidenan Bogor, Call Sigen RRI Perjuangan Karesidenan Bogor, GABSI Cab. Bogor, dan Kantor Pemerintah sementara Kabupaten Bogor. Pada tahun 1052-1958 dimiliki dan ditempati oleh Umar Bin Usman Albawahab .Baru pada tanggal 20 Mei 1958 gedung ini dihibahkan dari pemiliknya yang terakhir yaitu Umar Bin Usman Albawahab menjadi Museum Perjuangan Bogor.
Koleksi Museum
Koleksi museum terdiri atas macam-macam senapan yang digunakan para pejuang saat merebut kemerdekaan, juga terdapat senapan hasil rampasan dari Jepang dan Inggris, mata uang serta  dilengkapi dengan diorama yang menggambarkan pertempuran di daerah Bogor dan sekitarnya. Selain itu, museum ini juga memiliki koleksi pakaian pejuang yang sebagian di antaranya memiliki noda darah asli.Lokasi: Jl. Jalan Merdeka No.56, Kelurahan Cibogor,Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor 16124
museumperjuangan-2 museumperjuangan-3
Sumber : http://ruangcatatanranee.wordpress.com/2013/01/14/daftar-objek-wisata-di-bogor/

Museum PETA - Tempat Objek Wisata Di Bogor

Museum peta 
 
Gedung yang difungsikan sebagai museum ini dibangun pada tahun 1745 oleh tentara Knil dengan gaya bangunan Eropa (Inggris). Pembangunan monumen dan Museum PETA (Pembela Tanah Air) atas prakarsa YAPETA (Yayasan Pembela Tanah Air) yang bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada mantan tentara PETA dan kontribusinya pada pendirian bangsa dan negara ini. Disamping untuk memberikan gambaran perjuangan kemerdekaan Indonesia dan persiapan dalam mengisi kemerdekaan tersebut.Persiapan pendirian museum dimulai pada tanggal 14 Nopember 1993  dengan peletakan batu pertamanya oleh Wakil Presiden RI, yang juga sesepuh YAPETA, yaitu Bapak Umar Wirahadikusumah.  Museum ini sebelumnya membaur dengan komplek zeni. Gedung ini diresmikan sebagai Museum yang didedikasikan untuk para prajurit PETA pada tanggal 18 Desember 1995 oleh H. M. Soeharto (Presiden RI ke II) juga sebagai mantan Perwira PETA angkatan I.Lokasi gedung  terletak sekitar 700m dari Istana Bogor. pada tahun 1943 gedung ini  digunakan sebagai pusat pelatihan pasukan tanah air (walaupun masih di bawah kontrol Jepang) . namun di kemudian hari , pasukan PETA sering mengadakan perlawanan ke pihak jepang . dan PETA ini lah yang akhirnya menjadi salah satu cikal bakal satuan yang bersatu membentuk BKR (lalu TKR dan lalu TNI) .
 
Tentara Peta merupakan tentara kebangsaan yang oleh pemimpin-pemimpin pergerakan kebangsaan Tanah Air saat itu dipersiapkan untuk menjadi tentara kebangsaan Negara Indonesia Merdeka. Di Kota Bogor inilah pertama kali diselenggarakan pembentukan taruna-taruna yang kemudian melahirkan perwira-perwira Tentara Sukarela Pembela Tanah Air, Tentara Kebangsaan Indonesia. Di bumi prajurit Pabaton Bogor inilah telah dibangkitkan jiwa keprajuritan kebangsaan Indonesia yang menggerakan setiap perwira Tentara Sukarela Pembela Tanah Air untuk dikemudian hari berperan didalam gerakan persiapan Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia sampai pada pembentukan Badan Keamanan Rakyat (BKR) yang menjadi cikal bakal Tentara Indonesia.
 
Kota Bogor inilah dahulu yang menjadi  pusat latihan tentara yang bernama Jawa Boei Giyugun Kanbu Kyo Iku Tai (Pusat Pendidikan Perwira Tentara Sukarela Pembela Tanah Air di Jawa). Sehingga pada tanggal 19 Oktober 1995, melalui surat keputusan DPRD Kotamadya Tingkat II Bogor Nomor.3/kep/DPRD/1995 telah menetapkan Bogor sebagai Kota Pembela Tanah Air (PETA).Hal tersebut semakin mengukuhkan Bogor sebagai bumi keprajuritan yang melahirkan perwira-perwira tangguh, yang kemudian berperan besar dalam gerakan persiapan menuju kemerdekaan bangsa Indonesia yang merupakan cikal bakal terbentuknya TNI.

Koleksi Museum
Seperti umumnya museum sejarah, penyajiannya dalam bentuk diorama. Museum Peta memiliki 14 diorama yang menceritakan tentang peristiwa pembentukan tentara Peta dan beberapa kontribusinya dalam proses pergerakan kebangsaan untuk mencapai kemerdekaan. Pada tanggal 3 Oktober 1943 bertempat dibekas Kesatriaan tentara KNIL/Belanda, Pabaton Bogor, sekarang menjadi Jl. Jend. Sudirman dijadikan sebagai tempat diselenggarakannya pendidikan Perwira Tentara Sukarela Pembela Tanah Air.Koleksi yang ada di Museum Peta, terdiri atas:

Relief/Monumen, yang menceritakan dari awal terbentuknya tentara PETA dan terjadinya pertempuran tentara PETA melawan Penjajah.
 
Koleksi patung, perlengkapan perang, meriam, dan senjata lainnya

Diorama, sebanyak 14 buah, menggambarkan peristiwa/kegiatan yang dilakukan tentara PETA, yaitu:
Diorama     1    :     Kesepakatan tokoh-tokoh Bangsa Indonesia untuk mengupayakan berdirinya tentara   PETA (1943)
Diorama     2    :     Kegiatan Latihan Di Pusat Pendidikan Perwira Pembela Tanah Air Bogor (1943)
Diorama     3    :     Pembentukan Batalyon-Batalyon PETA di Daerah Jawa, Madura Dan Bali (1944)
Diorama     4    :     Pemberontakan PETA di Blitar (14 Pebruari 1945)
Diorama     5    :     Tipu Muslihat Katagiri Butaicho (Jepang) Terhadap Syodancho Muradi (15 Pebruari 1945)
Diorama     6    :     Peristiwa 16 Agustus 1945 di Kompi Pembela Tanah Air (PETA) Rengasdengklok
Diorama     7    :     Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 di Jln. Pegangsaan Timur 56, Jakarta
Diorama     8    :     Badan Keamanan Rakyat (BKR) Cikal Bakal TNI (22 Agustus 1945)
Diorama     9    :     Peristiwa Rapat Raksasa 19 September 1945 di Lapangan IKADA, Jakarta
Diorama    10    :     Peristiwa Serbuan Osha Butai Kota Baru oleh Pasukan BKR Yogyakarta (Oktober 1945)
Diorama    11    :     BKR Malang merintis Matra Kedirgantaraan dalam Pembentukan Kekuatan Bersenjata  Indonesia (Oktober 1945)
Diorama    12    :     Pemindahan Markas Angkatan Darat Jepang Di Jawa Timur Ke Tangan Bangsa Indonesia (Oktober 1945)
Diorama    13    :     Ambarawa Dan Lahirnya Hari Infantri TNI-AD (Angkatan Darat) (15 Desember 1945)
Diorama    14    :    Pemilihan Panglima Besar Tentara Keamanan Rakyat (12 November 1945)
 
Sumber : http://ruangcatatanranee.wordpress.com/2013/01/14/daftar-objek-wisata-di-bogor/

Kebun Raya Bogor - Tempat Objek Wisata Di Bogor




SEJARAH
Kebun Raya Bogor didirikan tanggal 18 Mei 1817 oleh Prof. Dr. C. G. C. Reindwart, seorang ahli botani berkebangsaan Jerman. Pada awalnya kebun ini bernama s’Lands Plantentuin te Buitenzorg, yang menjadi pusat introduksi berbagai tanaman ekonomi penting pertanian.

Kelapa sawit (Elaeis guinensis) adalah salah satu komoditi pertanian yang diintroduksi dari Afrika Barat ke Indonesia melalui Kebun Raya Bogor yang akhirnya menjadi induk kelapa sawitse-Asia Tenggara. Tanaman

LOKASI
Kebun Raya Bogor terletak di jantung Kota Bogor, Jawa Barat, sekitar 60 km arah tenggara Jakarta, ibu kota Republik Indonesia dengan alamat Jalan Ir. H. Juanda No. 13 Bogor, Jawa Barat.


KOLEKSI ANDALAN
Kebun Raya Bogor memiliki beberapa koleksi menarik yang diminati masyarakat, seperti Bunga Titan Arum (Amorphophallus titanum Becc.). Bunga dengan perbungaan terbesar di dunia ini tingginya bisa mencapai 3 meter. Pada saat mekar, ia menebarkan bau bangkai sehingga mengundang serangga untuk membantu penyerbukannya.

Sekitar 10.000 spesimen anggrek koleksi Kebun Raya Bogor ditampilkan di rumah anggrek yang dilengkapi sistem fogging sebagai pengatur kelembaban. Selanjutnya, terdapat pohon palem (Arecaceae), tanaman obat, buah-buahan langka, meranti (Dipterocarpaceae) dan kantung semar (Nephentaceae).

Koleksi unik lainnya, seperti pohon raja (Koompassia excelsa), teratai raksasa (Victoria amazonica) dan pohon-pohon tua seperti leci, randu dan jati, semakin melengkapi keragaman koleksi yang ada.

SPESIFIKASI HABITAT
Sebagai kebun raya yang memiliki tipe habitat dataran rendah basah, Kebun Raya Bogor terletak pada ketinggian 260 m d.p.l., dengan kelembaban udara 80 – 90% dan curah hujan 3.000 – 4.300 mm/tahun.

JUMLAH KOLEKSI
Dengan luas area sekitar 87 hektar, Kebun Raya Bogor memiliki koleksi tumbuhan sejumlah 13.697 spesimen, yang dikelompokkan ke dalam 3.441 jenis, 1.265 marga, dan 220 keluarga.


TEMPAT/BANGUNAN MENARIK
Selain koleksi tanaman tropis, Kebun Raya Bogor juga memiliki beberapa tempat dan bangunan bersejarah yang menarik untuk dikunjungi. Begitu memasuki gerbang utama Kebun Raya Bogor, tampak deretan pohon kenari (Canarium vulgare) di sebelah kiri dan kanan jalan. Pohon yang ditanam tahun 1831, 1834, dan 1835, berasal dari Sulawesi dan Maluku ini menimbulkan kesan tersendiri. Kemudian Taman Teysmann, sebuah taman bergaya formal yang dibangun tahun 1889 sebagai penghargaan kepada Johannes Teysmann, salah seorang kurator Kebun Raya Bogor yang banyak berkarya dalam bidang lansekap. Masih banyak tempat lain yang menarik, yaitu Taman Lebak Sudjana Kasan, Jalan Astrid, Taman Kaktus, juga Monumen J. J. Smith, Jembatan Gantung, Pohon Kalong, Kuburan Belanda, serta Monumen Lady Raffles adalah tempat yang jarang dilewatkan begitu saja.






INFORMASI PELAYANAN
Setiap pengunjung yang membutuhkan informasi tentang Kebun Raya Bogor dapat menghubungi Pusat Informasi. Beragan fasilitas sengaja disediakan untuk melayani pengunjung, seperti Cafe de daunan, guest house, penjualan tanaman, juga perpustakaan.

Kemudian Gedung Laboratorium Pendidikan Konservasi, Garden’s Gifts, wartel, herbarium dan koleksi biji serta sarana ibadah mesjid dan musola. Setiap pengunjung yang memiliki karcis masuk mendapat layanan asuransi jiwa.

JAM BUKA
Kebun 08.00 – 17.00
Kantor 07.00 – 15.30
*
Informasi 08.00 – 16.00
Perpustakaan 08.00 – 15.00 *
Rumah Kaca Anggrek 08.00 – 15.30
Toko Tanaman & Cinderamata 08.00 – 15.30
Cafe De’daunan 08.00 – 21.00
Museum Zoologi 08.00 – 17.00
* Khusus hari Jumat (08.00 – 16.00) Sabtu – Minggu dan hari libur tutup

HARGA TIKET MASUK
Mulai tahun 2008, tiket masuk Kebun Raya Bogor bersatu dengan tiket masuk Museum Zoologi Bogor. Dengan membeli satu tiket, Anda bisa mengunjungi Kebun Raya Bogor dan Museum Zoologi Bogor.
Pengunjung (dewasa/anak) : Rp. 9.500,-/orang
Keliling Kebun/Parkir Mobil (Roda 4) : Rp. 15.500,-
Parkir Motor (Roda 2) : Rp. 3.000,-
(Berdasarkan PP RI No, 75/2007)
Untuk pemesanan fasilitas  : Telp/Fax (0251) 8311362
Website : http://www.bogorbotanicgardens.org


konservasi
Sumber : http://ruangcatatanranee.wordpress.com/2013/01/14/daftar-objek-wisata-di-bogor/

10 Objek Wisata Air Terjun Di Bogor

Sebagai pecinta air terjun, berikut ini saya tuliskan 10 air terjun terdekat yang hanya ditempuh mulai dari 1 jam saja dari Jakarta. Penulisan diurutkan mulai dari jarak terdekat dan waktu tempuh yang paling singkat. Alhamdulillah, hampir semuanya telah saya kunjungi.

1. Curug  Bojong Koneng-Sentul (waktu tempuh 1 jam)
 
 

Curug ini adalah curug yg paling dekat dari Jakarta, terletak di desa Bojong Koneng, sebuah desa dibelakang perumahan mewah Sentul City. Untuk mencapai curug ini dengan kendaraan pribadi bisa melewati jalan tol jagorawi dan keluar di pintu tol sentul city lalu masuk ke kawasan perumahan mewah tersebut menuju perkampungan warga yang terletak di belakang kompleks. Jika bingung, bisa bertanya pada warga sekitar tentang keberadaan curug Bojong Koneng.  Bila menggunakan kedaraan umum, kita bisa mencapainya dengan bus jurusan sentul city dari terminal blok-m lalu disambung dengan ojek. Trek sejauh 1 km harus kita lalui untuk mencapai curug indah ini,jangan khawatir karena treknya tidak sulit dan dapat dilalui oleh orang tua dan anak-anak dengan pamandangan sawah yang indah. Untuk menikmati curug indah dengan kolam berair bening dibawahnya pengunjung hanya dikenakan retibusi Rp.5.000.

2. Curug Panjang Mega Mendung (waktu tempuh 1 jam 15 menit)

 

curug panjang

Curug panjang adalah curug keluarga, karena karakteristik curugnya yang landai dengan beberapa kolam jernih sebagai tempat bermain bagi anak-anak. Belum lagi fasilitasnya yang sangat terawat dan pengamanannya yang terjamin. Untuk mencapai curug inipun sangat mudah, cukup mengarahkan mobil ke arah puncak, dan dikiri jalan akan kita temui masjid Mega Mendung, lalu belokkan mobil ke jalan disamping masjid tersebut. Dari titik ini kamu cukup ikuti petunjuk jalan yg akan mengarahkanmu ke curug panjang. Tak hanya curug, wisata curug panjang pun menyediakan fasilitas wisata lainnya yaitu perkemahan dan pemancingan. Retribusi yang dikenakan untuk masik ke kawasan ini pun cukup murah, hanya Rp.6.000 termasuk asuransi.

3. Curug Naga Mega Mendung (waktu tempuh 1 jam 15 menit)

curug naga

Tak banyak yang mengetahui keberadaan curug ini karena memang belum seterkenal curug cilember ataupun curug panjang. Namun siapa sangka bahwa curug ini letaknya bersebelahan dengan kawasan wisata curug panjang. Bahkan air terjunnya pun berasal dari aliran air yang sama dengan curug panjang. Namun berbeda dengan curug panjang yang cocok untuk keluarga, curug naga cocok untuk para pecinta tantangan karena kita harus menyusuri sungai sepanjang 100 meter untuk mencapainya. Belum lagi untuk mencapai curug selanjutnya kita lalui dengan melompat dari atas curug. Meski keselamatan dijamin penuh, tetap saja curug ini tidak cocok bila membawa anak-anak ataupun orang tua. Untuk berwisata ke curug inipun tidak seperti kawasan wisata lain, setidaknya kita harus reservasi terlebih dahulu dan mengambil pilihan paket wisata yang telah ditentukan. Dan biasanya yang datang ke curug ini adalah rombongan gathering. Tapi bagi perseorangan pun bisa mengunjungi wisata ini asal jangan dihari biasa karena tutup. Saya pernah datang sendirian ke curug naga dihari biasa, dan ternyata disana sangat sepi karena tutup.


4. Curug Cilember (waktu tempuh 1 jam 30 menit)
 
 

Dari sepuluh curug yang masuk daftar ini, saya kira curug cilember lah yang paling popular. Curug yang juga dikenal dengan nama curug tujuh ini telah dikenal lebih dulu sebagai wisata air terjun dikawasan puncak. Dikawasan ini terdapat tujuh air terjun dengan karakteristik yang berbeda-beda. Curug tujuh (terdekat dari pintu masuk) adalah curug yang paling ramai karena jangkauannya yang tidak sulit serta memiliki kolam besar dibawah curugnya yang kembar. Curug 6,5 dan seterusnya baru bisa kita nikmati setelah melakukan trekking menanjak dikawasan tersebut. Yang menarik, di kawasan ini juga terdapat taman observasi kupu-kupu. Fasilitas disinipun cukup lengkap, bahkan pengelola menyediakan penginapan di dekat air terjun. Untuk menikmati sejuknya kawasan curug cilember dengan ke tujuh curug-nya yang indah kita cukup mengeluarkan Rp. 11.000 sebagai retribusi.

5. Curug Nangka (waktu tempuh 2 jam)

curug nangka

Kawasan wisata curug nangka memiliki alam yang sangat alami dan sejuk. Kealamian tempat ini terbukti dengan masih banyaknya monyet-monyet liar yang sering kali kita temui, bahkan monyet-monyet tersebut akan datang menghampiri kita jika kita menyebar makanan sebagai umpan. kawasan wisata ini memliki 3 curug,  2 diantaranya memiliki ketinggian kurang dari 10 meter dengan kolam berair jernih dibawahnya yang bisa kita jadikan tempat bermain air. Kawasan ini juga cocok untuk keluarga, terutama bagi keluarga kecil yang ingin mengenalkan alam sejak dini bagi anak-anaknya. Tapi bagaimanapun, harus tetap berhati-hati.  Untuk menikmati segarnya alam curug nangka, Rp. 7500 harus kita keluarkan sebagai retribusinya.


6. Curug Luhur (waktu tempuh 2 jam)

curug luhur

Curug luhur terletak di lalulintas jalan raya Bogor – Gunung salak Endah. Letak yang relatif mudah dijangkau inilah yang menjadikan ramainya curug luhur dikunjungi setiap saat. Jika menggunakan kendaraan umum rute yang harus ambil adalah Kampung Rambutan – Terminal Baranangsiang – Ramayana – Ciapus. Tips dari saya, ketika hendak menaiki angkot ke Ciapus sebaiknya anda bilang ke supir angkotnya kalau anda ingin ke Curug Luhur. Karena angkot trayek ini melewati 2 wisata curug sekaligus. Yaitu Curug Nangka dan Curug Luhur. Atau jika anda ingin berwisata ke curug ini menggunakan  kereta, anda turun di stasiun kereta bogor lalu naik angkot jurusan Ramayana dan disambung dengan angkot lagi tujuan Ciapus. Bagi yang menggunakan kendaraan pribadi perjalanan ke Curug luhur, bisa melalui beberapa alternatif jalan, salah satunya dapat melalui jalan raya Bogor kearah leuwiliang, belok di pertigaan Cikampak, dan menelusuri jalan menuju tenjolaya (Belok kiri terus), maka akan sampai di Curug Luhur. Di kawasan wisata curug luhur sudah dibangun banyak fasilitas serta kolam renang yang mengelilingi lokasi curug-nya yang kembar. Sayangnya Kolam renang yang dibangun sangat tidak teratur dan dibangun dengan konstruksi seadanya hingga membuat lokasi ini menjadi kurang indah dan meminimalisasi kealamian wisata curug. Di bawah curug terdapat kolam alami ber-air jernih, kolam Curug Luhur ini terhitung cukup lebar dan semakin mendekati curug semakin dalam, konon terdapat pusaran air dibawahnya yang mampu menyedot orang bila tidak berhati-hati.


7. Curug Cigamea (waktu tempuh 2 jam)
 
 

Curug Cigamea berlokasi di Desa Gunungsari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor yang merupakan bagian dari kawasan wisata Gunung Salak Endah. Untuk menuju ke lokasi air terjun, pengunjung diharuskan berjalan kaki dari areal parkir, melalui jalan menurun +/- 350 meter. Selama dalam perjalanan, setidaknya tercatat tiga air terjun tambahan berada disisi kanan jalan. Masing-masing dengan ketinggan berkisar antara 5 hingga 10 meter namun dengan debit air yang kecil dan berada dibalik rimbunnya daun pepohonan. Kondisi jalan menuju lokasi berupa jalan setapak yang telah terbuat dari batu dan tersusun rapi dalam bentuk susunan anak tangga. Dibeberapa bagian jalan terdapat tempat peristirahatan, untuk melepas lelah sejenak sambil menikmati air terjun dari kejauhan. Curug Cigamea terdiri dari dua buah air terjun utama dengan karakter yang berbeda. Air terjun pertama yang lebih dekat dengan jalan masuk, berupa air terjun dengan tebing curam menyerupai dinding dan didominasi bebatuan warna hitam. Tipe air yang jatuh lebih bersifat percikan air yang langsung melimpah jatuh dari atas cukup deras meskipun nampak jelas tidak sederas/sebesar air terjun kedua. Hal ini pula yang menjadikan alasan kolam limpahan air yang berada dibawahnya tidak luas dan dalam, sehingga tidak bisa digunakan untuk berenang. Letaknya yang terbuka, memungkinkan pengunjung untuk berada disisi kiri dan kanan dari air terjun.


8. Curug Seribu (waktu tempuh 2 jam)
 
 

Curug seribu adalah air terjun terbesar yang ada dikawasan Gunung Salak Endah Bogor. Curug ini juga tergolong sulit dijangkau dengan trek menurun yang curam dan licin. Tapi justru disini lah tantanganya, kondisi yang sulit dijangkau justru membuat lokasi ini masih sangat alami tanpa sentuhan tangan manusia. Dan karena alasan yang sama, pengunjung yang datang pun tak seramai curug-curug lainnya hingga kita bisa menikmati keindahan alam di curug seribu ini dengan lebih leluasa namun tetap berhati-hati.

9. Curug Ciismun (waktu tempuh 2 jam)
 
 

Curug Ciismun merupakan salah satu air terjun cantik yang berada di kawasan Kebun Raya Cibodas, lokasinya akan lebih dekat bila ditempuh jika kita melewati pintu belakang Kebun Raya Cibodas, hanya sekitar 30 menit berjalan kaki. Curug ini memiliki ketinggian lebih dari 50 meter, lengkap dengan kolam kecil di bawahnya yang di penuhi dengan bebatuan. Untuk menikmati curug ini kita cukup mengeluarkan Rp. 6.000 sebagai retribusi. Tips ke Curug Ciismun Cibodas:
  • Masuk dan pulang lewat pintu masuk belakang yang dekat dengan pintu masuk Taman Nasional Gunung Gede Pangrango agar trek menuju/pulang dari curug lebih dekat.
  • Bawa makanan dan minuman sendiri karena seperti halnya tempat wisata lain, harga makanan dan minuman menjadi lebih mahal. (co: pop mie 8.000)
  • Bila berkunjung di musim hujan, datanglah dipagi hari maksimal jam 9 untuk menghindari hujan yang biasanya turun pada siang hari.
  • Bawa payung dan gunakan rain cover pada daypack
  • Gunakan alas kaki yang nyaman untuk trekking
  • Bawa plastik untuk pakaian basah
  • Bawa alas untuk sekedar duduk-duduk atau meletakkan tas
Biaya yang murah meriah:
  • Bus AC Kampung Rambutan – Cianjur PP 50.000 (kalau ekonomi +/- PP 30-40.000), turun di pertigaan Cibodas.
  • Angkot menuju Kebun Raya dari pertigaa PP 5.000
  • Tiket masuk Cibodas+PMI 6.000
10. Curug Cibeurem (waktu tempuh 2 jam)
 
 

Dari ke 10 curug, buat saya curug cibeurem inilah yang jadi juaranya. Curug ini terletak dikawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, butuh perjuangan dan tenaga ekstra untuk mencapai curug ini kareni kita harus melakukan trekking selama 1,5 jam dengan trek berbatu yang menanjak. Tapi tak perlu khawatir karena suasanya yang alami akan terus menjadi “multivitamin” tersendiri bagi kita. Belum lagi beberapa spot selama perjalanan yang sangat eksotis untuk berfoto, seperti spot telaga biru dan spot jembatan kayu yang dikelilingi ilalang setinggi 2 meter. Jika beruntung, selama trekking kita sesekali akan menemui owa jawa yang berhabitat di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

curug cibeurem 2

Sesampainya di curug cibeurem, kita seperti disuguhi air dingin setelah perjalanan gurun yang menyiksa. Ya, keindahan air terjun yang sungguh luar biasa akan membayar lunas semua perjuangan kita untuk mencapainya. Disini, terdapat 3 buah air terjun yang berjejer dengan latar belakang tebing tinggi. Masing-masing air terjun pun memiliki karakter tersendiri. Curug pertama memiliki ketinggian paling rendah sekitar 20 meter namun memiliki debit air paling deras. Curug selanjutnya memiliki ketinggian kurang lebih 30 meter dengan curah air yang seakan bertingkat. Dan curug lainnya terletak agak tersembunyi dibalik pepohonan.

Sumber : http://ruangcatatanranee.wordpress.com/2013/01/14/daftar-objek-wisata-di-bogor/

Artikel Lainnya